Sabtu, 17 Januari 2026

Langkah Cepat dan Responsif, Polsek Rasau Jaya Laksanakan Pembasahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Rasau Jaya – Personel Polsek Rasau Jaya yang dipimpin oleh Kanit Binmas Ipda Rudi bersama tiga orang anggota melaksanakan kegiatan pembasahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Dusun Sangkar Mas Desa Rasau Jaya Tiga Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Sabtu, 17/01/2026.

Kegiatan pembasahan dilakukan pada lahan yang terdampak kebakaran dengan luas sekitar ± 6 hektare. Tindakan ini merupakan langkah cepat dan responsif jajaran Polsek Rasau Jaya guna memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali serta mencegah potensi munculnya titik api baru yang dapat memperluas area kebakaran.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pengecekan menyeluruh di lokasi kebakaran dan melakukan pembasahan secara intensif pada area yang masih berasap dan rawan terbakar kembali. Selain itu, petugas juga memantau situasi sekitar guna memastikan keamanan serta tidak adanya ancaman terhadap pemukiman warga.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi Karhutla terpantau dalam keadaan kondusif dan terkendali. Polsek Rasau Jaya akan terus melakukan pemantauan dan upaya pencegahan sebagai bentuk komitmen dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukumnya.

(Humas Polsek Rasau Jaya)

Kamis, 15 Januari 2026

Kapolri Beri Apresiasi ke Atlet Polri dan Non-Polisi yang Berprestasi di Sea Games 2025

Tribratanews.polri.go.id -  Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi atau reward kepada seluruh atlet Polri yang meraih prestasi di ajang Sea Games tahun 2025. Setidaknya ada 38 personel kepolisian yang meraih medali serta mengharumkan nama Bangsa Indonesia di kancah dunia.


"Ada kurang lebih 38 personel yang mendapatkam prestasi sea games 2025. Oleh karena itu hari ini, malam ini kita berikan apresiasi kepada personel Polri yang kebetulan menjadi atlet berprestasi di sea games untuk mendapatkan reward, apresiasi baik dalam bentuk kenaikan pangkat baik dalam bentuk kesempatan promosi sekolah, maupun ikuti ataupun mendapatkan promosi jabatan," kata Sigit di Malam Apresiasi Sang Juara Polri untuk Indonesia di The Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).


Selain personel kepolisian, Sigit juga memberikan reward kepada 101 atlet yang meraih prestasi luar biasa di cabang olahraganya masing-masing. Menurut Sigit, ratusan atlet tersebut memiliki keinginan besar untuk bergabung ke dalam keluarga besar Korps Bhayangkara.


Oleh karena itu, Sigit memberikan kesempatan kepada ratusan atlet tersebut untuk bergabung sebagai personel Polri. Nantinya mereka bakal diproses melalui jalur Rekrutmen Pro-aktif atau Talent Scouting. Bahkan, salah satunya ada atlet yang meraih 100 medali.


"Sehingga kami memberikan kesempatan mereka bergabung menjadi keluarga besar Polri melalui jalur rekrutmen proaktif atau talent scouting. Tentunya ini juga menjadikan kesempatan bagi mereka untuk terus berprestasi namun nanti disatu titik mereka berlatih menjadi keluarga besar Polri," ujar Sigit.


Selain itu, Sigit menyebut, ada juga atlet yang merupakan Bhayangkari meraih prestasi atau medali emas di ajang Sea Games 2025. "Baru saja kami juga mendapatkan informasi masih banyak dari atlet yang prestasi ingin bergabung menjadi keluarga besar Polri," ucap Sigit.


Dengan adanya kegiatan ini, Sigit berharap seluruh atlet Indonesia ke depannya terus menjaga dan meningkatkan prestasinya. Apalagi masih akan banyak event internasional yang akan berlangsung.


Sigit menegaskan, atlet Polri maupun yang tidak, harus terus berlatih secara maksimal agar bisa tetap mengharumkan nama Bangsa Indonesia di kancah dunia.


"Tentunya harapan kami seluruh atlet semakin terus menjaga prestasinya. Ke depan masih banyak event internasional tentunya kita titip kepada mereka untuk terus menjaga agar Sang Merah Putih kita kibarkan di event internasional," tegas Sigit.


"Dan kita menitipkan bagaimana mereka terus berkiprah terus menjaga membawa harum nama bangsa dan tentunya menjaga membawa harus nama institusi Polri," tambah Sigit sekaligus mengakhiri.

Sumber : https://tribratanews.polri.go.id/blog/nasional-3/kapolri-beri-apresiasi-ke-atlet-polri-dan-non-polisi-yang-berprestasi-di-sea-games-2025-97864

Nekat Pesta Sabu di Wilayah Hukum Kubu Raya, Dua Pemuda Asal NTB Diciduk Tim Labubu, Ini Kronologinya


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Tim Labubu Satresnarkoba Polres Kubu Raya kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Dua pemuda berinisial FN (24) dan SN (24) tak berkutik saat disergap petugas di sebuah rumah di kawasan Kecamatan Sungai Raya.

Penangkapan kedua pelaku yang diketahui berasal dari Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, ini diduga kerap menjadikan rumah tersebut sebagai lokasi pesta narkotika jenis sabu.

Kasat Narkoba Polres Kubu Raya, AKP Sagi melalui Kasubsi Penmas, Aiptu Ade, membeberkan kronologi lengkap keberhasilan tim Labubu dalam mengungkap kasus ini.

Ade menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari keresahan masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di salah satu rumah di Kecamatan Sungai Raya.

"Berawal dari informasi masyarakat, Tim Labubu Satresnarkoba kemudian melakukan serangkaian penyelidikan mendalam. Setelah mengantongi identitas dan memastikan keberadaan target, tim langsung bergerak menuju lokasi," ujar Ade, Kamis (15/1/2026).

Saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan oleh warga setempat, petugas menemukan barang bukti yang sulit dibantah oleh para pelaku.

"Pada saat penangkapan, tim menemukan satu paket diduga narkotika jenis sabu yang masih berada di tangan kiri FN. Selain itu, petugas juga menemukan satu paket klip transparan berisi sabu yang disembunyikan di dalam kotak rokok Marlboro Filter Black," jelasnya.

Berdasarkan hasil penimbangan, total barang bukti sabu yang diamankan dari tangan kedua pelaku memiliki berat bruto 0,43 gram.

Setelah dilakukan interogasi singkat di tempat kejadian perkara (TKP), kedua pemuda asal Dusun Nanga Rao dan Desa Rasabou ini tidak dapat mengelak. Mereka mengakui secara sadar bahwa barang haram tersebut adalah milik mereka yang ia beli dari seseorang berinisial R di kawasan Pontianak Timur.

"Pelaku mengakui kepemilikan barang bukti tersebut. Saat ini, FN dan SN beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Kubu Raya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut dan pengembangan kasus," tegas Ade.

Polres Kubu Raya menegaskan tidak akan memberi ruang bagi penyalahgunaan narkoba di wilayahnya. Keberhasilan Tim Labubu ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku lainnya.

Kini, FN dan SN terancam dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara yang tidak sedikit.







Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Selasa, 13 Januari 2026

Petaka Main HP di Balik Kemudi, Pick Up di Kubu Raya Seruduk 3 Motor hingga Nyungsep ke Taman Bundaran


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit mobil pick up dan tiga sepeda motor di Jalan Trans Kalimantan, Bundaran Mayor Alianyang, Selasa (13/1/2026) malam, akhirnya menemui titik terang. Diduga kuat, sang sopir asyik bermain handphone (HP) sehingga kehilangan kendali dan menyapu kendaraan di depannya.

Insiden yang terjadi pukul 19.05 WIB malam ini mengakibatkan kemacetan panjang di akses utama keluar-masuk lintas Kabupaten tersebut. Mobil pick up bernomor polisi KB 8979 MH baru berhenti setelah naik ke atas trotoar taman dan menghantam sebuah pohon.

Kecelakaan bermula saat mobil pick up yang dikemudikan oleh Melky melaju dari arah luar kota menuju Pontianak. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP awal, perhatian pengemudi teralih oleh perangkat ponsel miliknya saat mendekati kawasan padat Bundaran Mayor Alianyang.

Akibatnya, Melky tidak menyadari adanya sepeda motor Yamaha (No. Pol KT 4578 ZD) yang dikendarai Rahmat Hidayat di depannya. Benturan keras pun tak terhindarkan. Bukannya menginjak rem, mobil tersebut justru terus merangsek maju dan berturut-turut menghantam motor milik Yaumil Ikram (No. Pol KB 3250 MP) serta motor yang dikendarai Viktor Martahi (No. Pol KB 6278 QC).

Laju kendaraan maut tersebut baru terhenti setelah menyeruduk area taman Bundaran Mayor Alianyang hingga ringsek menabrak pohon.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya IPTU J. Effendhi Kusuma melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menegaskan bahwa fokus pengemudi menjadi faktor utama kecelakaan ini.

"Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan saksi-saksi di lapangan, diduga kuat pengemudi mobil pick up KB 8979 MH sedang menggunakan handphone saat mengemudi," ungkap Ade, Rabu (14/1/2026).

Pihak Kepolisian menyayangkan tindakan ceroboh tersebut yang membahayakan nyawa pengguna jalan lain.

"Karena asyik bermain HP, konsentrasi pengemudi terpecah sehingga ia kehilangan kendali (out of control) atas kendaraannya. Inilah yang memicu terjadinya tabrakan beruntun terhadap tiga sepeda motor di depannya," tegasnya.

Kecelakaan ini memakan korban luka-luka, di mana satu orang harus menjalani perawatan intensif:

Francisco Alfin: Penumpang motor KB 3250 MP, mengalami luka cukup parah dan harus dilarikan ke RSUD dr. Soedarso.

Rahmat Hidayat & Sari Gembilan: Mengalami luka ringan dan trauma.

Yaumil Ikram: Mengalami cedera luka ringan.

Victor Martahi Pandapotan: Mengalami cedera luka ringan.

Saat ini Satuan Lalu Lintas Polres Kubu Raya telah mengamankan pengemudi pick up beserta barang bukti kendaraan ke Mapolres Kubu Raya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi mengingatkan keras kepada seluruh pengendara agar tidak sekali-kali menyentuh ponsel saat sedang berada di balik kemudi.

"Satu detik Anda melihat layar HP, nyawa orang lain taruhannya. Kami imbau masyarakat untuk disiplin berlalu lintas," tutup Ade.




Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110



Tag: #KecelakaanKubu Raya #TabrakanBeruntun #BundaranAlianyang #InfoLakaLantas #PolresKubuRaya #SungaiAmbawang

Senin, 12 Januari 2026

Sabu dalam Kemasan Kopi Gagal Terbang ke Sulawesi, Lansia di Pontianak Diciduk Tim Labubu!


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID - Kecerdikan Tim Labubu Satresnarkoba Polres Kubu Raya bersama Unit K9 Bea Cukai Bandara Internasional Supadio berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika lintas provinsi. Seorang lansia berinisial SY (57) diciduk usai nekat menyisipkan paket sabu di dalam kemasan bubuk kopi.

Modus "kopi aroma sabu" ini terendus saat paket yang hendak dikirim melalui salah satu jasa ekspedisi melewati pemeriksaan di Cargo Bandara Supadio. Rencananya, barang haram tersebut akan diterbangkan dari Pontianak menuju Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Aksi SY terbongkar berkat kejelian Unit K9 Bea Cukai. Anjing pelacak menunjukkan reaksi mencurigakan terhadap sebuah paket kiriman. Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas Bea Cukai langsung berkoordinasi dengan Tim Labubu Satresnarkoba Polres Kubu Raya.

Kasat Narkoba Polres Kubu Raya, AKP Sagi, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, mengungkapkan bahwa sinergi antarlembaga ini menjadi kunci keberhasilan pengungkapan kasus tersebut.

"Kerja sama lapangan antara Unit K9 Bea Cukai dan Tim Labubu sangat solid. Begitu ada laporan kecurigaan dari kargo bandara, tim langsung bergerak melakukan pendalaman," ujar Ade, Selasa (13/1/2026).

Polisi tidak butuh waktu lama untuk mengidentifikasi pengirim paket tersebut. Melalui serangkaian penyelidikan mendalam dan pemeriksaan rekaman CCTV di titik pengiriman, identitas SY berhasil dikantongi.

"Setelah melakukan penyelidikan mendalam dan berbekal video CCTV, akhirnya Tim Labubu berhasil mengamankan SY di kawasan Jalan Purnama 2, Kecamatan Pontianak Selatan pada Selasa, 6 Januari 2026 sekira pukul 19.00 WIB," jelas Ade memaparkan.

Ade menambahkan, proses penangkapan berlangsung kondusif. "Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan, kemudian langsung kami gelandang ke Polres Kubu Raya untuk penyidikan lebih lanjut," tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan, SY mengaku membeli sabu dengan berat bruto 2,82 ngram tersebut dari seseorang di kawasan Pontianak Timur seharga Rp 1,5 juta. Ironisnya, lansia ini mengaku hanya mendapatkan upah sebesar Rp 300 ribu untuk mengirimkan paket maut tersebut ke Sulawesi Tenggara.

"Tersangka mencoba mengelabuhi petugas dengan membalut sabu menggunakan plastik hitam, kemudian ditimbun di dalam bubuk kopi agar aromanya tersamarkan dan tidak terlihat secara kasat mata," tambah Ade.

Meskipun SY mengaku baru pertama kali melakukan aksi nekat ini, pihak kepolisian tidak lantas percaya begitu saja.

“Berdasarkan pengakuan tersangka, ini baru satu kali dilakukan. Namun, kami dari Satresnarkoba Polres Kubu Raya akan terus melakukan pengembangan untuk membongkar jaringan yang lebih besar di balik pengiriman ini,” pungkasnya.




Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Apes! Tergiur Upah Receh Rp 100 Ribu, Penjual HP Bekas di Kubu Raya Malah Masuk Sel Bareng Tim Labubu


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID - Tim Labubu Satresnarkoba Polres Kubu Raya menciduk seorang pria berinisial MN (37). Pria yang sehari-hari dikenal sebagai 'blukar' atau makelar barang bekas di Facebook ini nekat beralih profesi menjadi kurir narkoba demi upah senilai Rp 100 ribu.

MN tak berkutik saat disergap petugas usai mengambil paket sabu di kawasan Kampung Beting, Pontianak Timur. Ironisnya, pelaku mengaku nekat melakukan aksi tersebut hanya karena tergiur janji keuntungan instan dari rekannya berinisial "FY".

Kasat Narkoba AKP Sagi melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, mengungkapkan bahwa penangkapan ini bermula dari informasi akurat terkait aktivitas mencurigakan pelaku. Tim Labubu yang melakukan pengintaian berhasil mengamankan MN beserta barang bukti narkotika jenis sabu.

"Pelaku MN ini memang dikenal sebagai 'blukar'. Sehari-hari aktivitasnya jual beli barang bekas seperti motor dan handphone di media sosial Facebook. Namun, profesi itu justru disalahgunakan untuk masuk ke jaringan peredaran gelap narkoba," ujar Ade kepada awak media, Senin (12/1/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, MN mengaku diminta oleh seseorang berinisial FY untuk mengambil barang haram tersebut di Kampung Beting. MN berdalih menyanggupi permintaan itu karena merasa memiliki kenalan di wilayah tersebut dan dijanjikan upah jalan.

"Awalnya kenal dari urusan jual beli motor. Lalu saya disuruh cari 'barang murah' (sabu) di Beting. Saya diyakinkan oleh FY, makanya saya berani ambil dengan upah Rp 100 ribu," aku MN dengan wajah tertunduk.

Yang lebih mencengangkan, MN mengaku bahwa barang yang ia bawa merupakan sabu dengan kualitas rendah atau yang sering disebut di kalangan pengguna sebagai 'bahan telok'.

"Saya langsung saja disuruh bawa barang itu dari Beting, tapi katanya itu bahan tidak bagus (bahan telok)," tambahnya.

Polisi kini tengah melakukan pendalaman intensif untuk memburu sosok FY yang memerintahkan MN. Aiptu Ade menegaskan bahwa latar belakang pekerjaan sebagai pedagang online tidak menjadi jaminan seseorang terbebas dari jeratan narkotika jika sudah tergiur keuntungan instan.

"Saat ini pelaku beserta barang bukti sabu dengan berat bruto 6,45 gram sudah kami amankan di Mapolres Kubu Raya. Kami masih melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan lainnya yang terhubung dengan pelaku MN dan FY," tegas Ade.

Atas perbuatannya, pelaku kini harus meringkuk di sel tahanan dan terancam jeratan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara yang berat.



Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Jembatan Kapuas II Lumpuh Total! Truk Mogok Akibat 'Masuk Angin' Jadi Biang Kerok Kemacetan Panjang


TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Arus lalu lintas di kawasan Jembatan Kapuas II, Kabupaten Kubu Raya, sempat mengalami lumpuh total pada hari ini. Kemacetan panjang tak terelakkan setelah sebuah truk bermuatan mengalami mogok tepat di atas jembatan akibat kendala teknis pada saluran bahan bakar.

Kesigapan Satlantas Polres Kubu Raya yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kubu Raya IPTU J. Effendhi Kusuma berhasil mengurai benang kusut kemacetan tersebut hingga arus kembali normal.

Peristiwa bermula saat truk bermuatan berat melintasi tanjakan Jembatan Kapuas II dari arah Desa Kapur menuju Pontianak. Tiba-tiba, mesin truk mati mendadak. Setelah diperiksa, ternyata selang solar kendaraan tersebut mengalami kondisi "masuk angin" atau terdapat udara dalam saluran bahan bakar, yang menyebabkan mesin tidak dapat dihidupkan.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya IPTU J. Effendhi Kusuma melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menjelaskan bahwa personil Satlantas yang berada di lokasi langsung melakukan tindakan darurat untuk mengevakuasi truk tersebut.

"Personil di lapangan bahu-membahu membantu sopir. Ada anggota yang membantu melakukan starter mobil dari kabin, sementara sopir truk melakukan proses pompa pada priming pump untuk mengeluarkan udara dari saluran minyak," ujar Ade saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2026).

Kondisi sempat memanas ketika antrean kendaraan mulai mengular panjang. Ketidaksabaran sejumlah pengendara roda dua justru memperburuk keadaan. Melihat ada celah kosong di jalur lawan arah, banyak pemotor nekat "makan jalan" dan mengambil jalur berlawanan.

Akibatnya, terjadi gridlock atau penguncian arus lalu lintas. Jalur yang seharusnya digunakan untuk kendaraan dari arah berlawanan justru tertutup rapat oleh lautan motor.

Melihat situasi yang semakin semrawut, IPTU J. Effendhi Kusuma memerintahkan personilnya untuk melakukan tindakan tegas namun persuasif. Setelah truk berhasil dievakuasi, polisi tidak langsung beristirahat masih melakuan kepadatan arus lalu lintas dua arah .

"Setelah truk jalan, masalah belum selesai karena jalur lawan arah penuh oleh motor. Personil kemudian melakukan aksi pagar betis secara manual. Kami berdiri di tengah jalan untuk menghalau dan mengarahkan pengendara roda dua kembali ke jalur yang semestinya," tegas Aiptu Ade.

Berkat aksi pagar betis tersebut, satu per satu kendaraan mulai bisa bergerak, dan arus lalu lintas di Jembatan Kapuas II kembali mengalir lancar dalam waktu singkat.

Kasat Lantas IPTU J. Effendhi Kusuma melalui Aiptu Ade mengingatkan masyarakat agar selalu mengecek kondisi kendaraan sebelum bepergian, terutama kendaraan bermuatan besar. Ia juga menyayangkan aksi pengendara yang tidak tertib saat terjadi kemacetan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan disiplin di jalur masing-masing saat terjadi kendala di jalan raya. Mengambil jalur lawan arah hanya akan memperparah kemacetan dan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain," tutupnya.

Aksi sigap personil Polres Kubu Raya ini pun mendapat apresiasi dari warga sekitar dan pengguna jalan yang sempat terjebak macet, mengingat Jembatan Kapuas II merupakan urat nadi transportasi yang sangat vital.




Penulis : Humas_cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110